Goodiebake’s Gluten Free Pizza Dough

Akhir minggu lalu, saya pingin banget makan pizza enak, tapi ngga berani beli apalagi bikin versi terigu. Lagi males sama efeknya yang bikin perut saya kembung.

image

Maka bereksperimenlah dengan adonan premix roti yang biasa saya pakai. Plus bumbu-bumbu kering untuk menyamarkan aroma tepung singkongnya. Untuk topping saya pake tomat segar diblansir, 1 kg (tanpa diblender) dan daging giling beli di pasar ½ kg, dimasak dengan bumbu Bolognaise sederhana. Taburan kejunya dikit, karena awalnya khawatir gagal.

image

It was a big HIT! Semua orang suka, saya pun. Rasanya seperti Focaccia versi terigu yang biasa saya bikin dan Ammarpun habis 2 loyang hehehe.

Goodiebake’s GF Pizza Dough
Ade Sri, Goodiebake.com
Yield 3 pans

Ingredients
40g gula pasir
15g yeast instan
400g air hangat kuku
250g tepung singkong Ladang Lima
130g tepung beras
120g tepung maizena/tapioka
12g Psyllium husk
4g garam
1 sdt basil kering
1 sdt oregano kering
½ sdt rosemary kering
½ sdt lada hitam bubuk
4g apple cider vinegar
90g putih telur
40 g olive oil extra virgin + extra utk olesan

Directions
Panaskan oven bawah 175°C.
Campur gula, yeast dan air hangat kuku, biarkan sampai berbusa.
Di mangkuk mixer, masukkan semua bahan kering ke dalam mangkuk, aduk rata.
Tambahkan semua bahan basah dan campuran yeast, kocok rata.
Masukkan minyak, aduk lagi 5-6menit.
Matikan mixer, istirahatkan adonan 3-4menit kemudian bentuk bola dan giling tipis. Diamkan sampai mengembang. Beri topping sesuai selera.
Panggang 8-10 menit sampai kulit sedikit kering tapi tidak kecoklatan. Keluarkan dan oles pinggiran dengan olive oil.

Umm Ali, Pudding Roti ala Mesir

image

Umm Ali (ام على, [omme ˈʕæli]) atau Om Ali adalah suguhan nasional Mesir yang lebih kita kenal dengan pudding roti. Dessert Mesir yang terbuat dari pastry, susu, dan kacang-kacangan ini merupakan salah satu makanan penutup paling favorit di negara-negara Middle East, dipopulerkan oleh “Om Ali” dalam bahasa Arab berarti “ibu Ali”, istri pertama dari sultan Mesir saat itu Ezz al-Din Aybak.

image

Konon, Om Ali membagikan hidangan ini ke seluruh penduduk negeri ketika istri kedua suaminya meninggal (karena dipukuli oleh pembantunya sendiri) sebagai perayaan karena mereka berdua berselisih keras. Wow. Kalau itu sampe kejadian sama gue, enaknya bikin apa ya? Ah, sudahlah.

Umm Ali, Egyptian Bread Pudding Dessert
Sumber: NANCY GIRGIS
Serves:  8 orang

Ingredients
1 pack frozen puff pastry sheet /filo pastry, biarkan suhu ruang
½ – 2 cup walnut cincang, pecan cincang, hazelnut (bisa diganti ¾ – 1 cup sliced almond atau kacang kenari seperti saya)
1 cup kismis – skip karena kelupaan
1 cup flaked coconuts
1 ¼ cup gula pasir
4 cup susu cair
½ cup heavy cream

Directions
Panaskan oven 175°C. Olesi loyang dengan mentega atau gunakan kertas roti. Letakkan pastry dalam loyang, untuk menambah rasa, saya oles putih telur lalu tabur gula pasir dan bubuk kayumanis, kemudian panggang hingga bagian atas crunchy dan kecoklatan, keluarkan dari oven.

Panaskan api atas oven (broiler).

Dalam mangkuk, campur kacang-kacangan dengan kelapa dan ¼ cup gula. Patahkan pastry yang sudah dioven, masukkan ke campuran kacang. Tuang ke ramekin/baking dish.

Tuang susu dan ½ cup gula ke panci, didihkan dengan panas sedang, saya skip gula di bagian ini karena ngga mau terlalu manis. Jadi langsung tuang ke ramekin/baking dish yang berisi campuran kacang dan pastry.

Kocok cream dengan ½ cup gula hingga stiff peak, saya skip juga gulanya. Bagikan ke ramekin/baking dish. Ini sebenarnya untuk menambah rasa, bukan volume, jadi ngga dikocok juga gapapa, langsung tuang aja.

Panggang 10 menit dengan api atas (broiler) hingga coklat keemasan. Sajikan hangat atau dingin dari kulkas. Yum!