Bila Nasi Sudah Menjadi Bubur…

Suatu sore, Ammar (12thn) saya minta untuk menanak nasi sekaligus melatih dia belajar mandiri. Biasanya dia mengolah nasi goreng atau telur sendiri, kali ini saya ajarkan memasak nasinya dari awal.

Namun ternyata hasilnya terlalu lembek, dan dia jadi paham apa dan kenapa. Lalu dia tanya bagaimana solusinya?

Saya santuy menjawab, bila nasi sudah menjadi bubur… mari cari pelengkapnya hahahaha.

Bubur Ayam Jakarta
Oleh Ade Sri Ishak, Goodiebake.com

Tidak sengaja membuat 😀

2 cup nasi matang ditambahkan 3-5 cup air (sesuai selera), bersama 2 lembar daun salam, masak di rice cooker tanpa ditutup supaya air tidak kemana-mana. Aduk sesekali sampai dapat konsistensi bubur yang diinginkan dg menambahkan air lagi jika perlu. Beri garam pink, kaldu jamur, merica sesuai selera. Selesai.

Pelengkap:

Ayam goreng bumbu ungkep, cincang. Versi kesukaan saya: dada ayam fillet direbus dengan air yg tidak terlalu banyak, daun salam, sereh, daun jeruk, jahe, bawang putih, daun, bawang, seledri, garam pink sampai keluar kaldunya. Sebagian airnya masuk ke rice cooker untuk bikin bubur.

Kulit pangsit utk yg tidak alergi gluten, bagi 2 segitiga, goreng. Atau cakue. Saya ngga makan, daripada kembung 😐

Daun bawang dan seledri cincang.

Bawang goreng,

Kacang kedelai goreng,

Minyak wijen, sumpah bikin bubur jadi tambah enak dan wangi.

Kecap asin,

Sambal: cabe rawit merah rebus, garam, bawang putih, blender dengan sedikit air.

Dah gitu aja. Selamat makan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.