Buat Sendiri Sabun Serbaguna dari Minyak Bekas (Jelantah)

Berawal dari borosnya sabun pencuci piring bulanan di dapur produksi Goodiebake, belakangan ini saya jadi hobi bikin sabun cuci sendiri dari minyak jelantah. Ilmu ini saya pelajari dari kelas online Whatsapp Sustainable Indonesia, lalu liat-liat di Pinterest dan sekarang jadi terobsesi bikin sabun mandi dengan aneka minyak.

Selama ini saya membuat sabun wajah sendiri berbahan dasar castile cair yang ternyata bisa juga dibuat sendiri dalam hal ini berbentuk batangan, hanya saja, castile terbuat dari minyak zaitun murni, sementara saya buat dari minyak kelapa, bekas pula.

Sabun castile dari jelantah ini saya gunakan untuk mencuci tangan, piring, lap dapur, sandal rumah. Sekarang jadi lumayan bisa berhemat sabun dengan memanfaatkan minyak goreng bekas.

Bedanya castile dan bastile.

Castile terbuat dari minyak zaitun murni yang tergolong sebagai soft oil yang melembabkan dan melembutkan, sementara bastile adalah campuran dari minyak zaitun, kelapa, minyak sawit, minyak jarak dan minyak apapun yang kamu mau dan butuhkan termasuk lemak hewani.

Dengan cara pembuatan yang sama, kemudian saya memodifikasi formula menggunakan aplikasi Soapcalc untuk pembuatan sabun mandi berbahan aneka minyak, karena beda minyak, beda juga kebutuhan soda apinya untuk proses saponisasi, dan untuk ini bukan minyak bekas tentunya jadi tak perlu dimurnikan dengan arang.

Awal praktek terasa sulit, tapi setelah dijalankan ternyata mudah dan sederhana. Yuk, dicoba ya…

Peralatan membuat sabun, sumber gambar: Sustainable Indonesia

Peralatan:

  1. Wadah minyak
  2. Wadah tahan panas untuk soda api
  3. Cetakan sabun
  4. Mixer kue yang sudah tidak terpakai
  5. Spatula
  6. Sendok
  7. Timbangan dijital
  8. Kaos lengan panjang
  9. Sarung tangan
  10. Kacamata/safety googles
  11. Masker

Resep sabun jelantah, ukur menggunakan timbangan dijital:

  • 500 gr minyak jelantah
  • 190 gr air suling/galon/air rebusan pandan/air lerak
  • 65 gr NaOH/soda api – 70 gram (70 gram NaOH akan lebih cepat mengeras) – semua sabun batangan pasti mengandung soda api.
  • 100g arang bambu

Cara membuat:

  1. Saring minyak jelantah ke dalam wadah, saya tuang ke panci sebanyak 600g untuk kemudian dimurnikan dengan arang.
  2. Saya tambahkan potongan beberapa lembar pandan atau daun jeruk untuk bantu hilangkan bau minyak bekas.
  3. Bakar dan barakan arang kemudian cemplungkan ke wadah minyak, minyak akan berasap, diamkan minimal 24jam, jangan ditutup supaya tidak bau jelantah. Setelah siap, saring dan pindahkan ke wadah stainless. Saya pakai wadah mixer yang tidak terpakai.
  4. Di wadah lain, tuang soda api ke air. Hati-hati dan jangan terbalik ya, berbahaya. Diamkan 30 menit sampai suhu ruang.
  5. Setelah siap, tuang air soda ke wada minyak lalu kocok dengan mixer sampai “trace”, yaitu adonan seperti puding kental.
  6. Pada tahap ini, bisa ditambahkan pewarna sabun dan pewangi. Saya pakai fragrance oil yang dijual di toko keperluan haji.
  7. Tuang ke cetakan yang sudah dialasi kertas roti. Saya pakai cetakan nasi kotak, paper cup dan puding cup.
  8. Setelah 2 hari keluarkan adonan dari cetakan dan angin-anginkan selama 4 minggu (proses curing) kemudian siap digunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.