Hantaran Natal #1: Panettone

Akhir bulan Oktober 2010 lalu saya berkesempatan berguru pada Mbak Eka Arei dari NCC dalam pembuatan cake hantaran Natal.

Awalnya saya kurang tertarik, karena niatnya mau belajar cupcake hias yang ternyata jadwalnya tertukar dengan hantaran Natal. Namun karena judulnya bikin cake, tak bikin saya jadi mundur. Kebetulan baru kali ini saya punya waktu senggang, selain duitnya, tentu…hohohoho.

Beberapa cake yang saya pelajari adalah Log Cake (Kue Batang Kayu), Almond Choco Cake, Roti Natal khas Italia (Panettone) dan Fruit Cake. Karena keterbatasan waktu untuk mengupdate, resep-resepnya akan saya bahas satu per satu ya. Saya mulai dari Panettone.

Italian Christmas Bread atau Panettone (baca: panaton) adalah roti manis khas Italia yang bentuknya tinggi dan berisi buah-buahan.

panettone

Roti yang lahir di kota Milan, Italia ini berasal dari kata “panetto”, yang berarti roti loaf kecil. Akhiran kata “-one” (dibaca “o-neh”) merubah artinya menjadi “roti besar”. Roti ini biasa dihidangkan saat natal dan tahun baru di Italia dan Swiss dan merupakan simbol dari kota Milan. Panettone bahkan menjadi menu makanan malam utama di beberapa negara Latin America, khususnya Argentina, Uruguay, Brazil, Bolivia, Chile, Colombia dan Peru.

Cara membuatnya tak berbeda dengan roti-roti pada umumnya, dimana adonan yang sudah kalis dibiarkan mengembang 2 kali proses sampai 2x besar dari aslinya. Kali ini rotinya dibuat dalam cup-cup kecil dan ditabur kismis dan butter untuk efek mengkilat.

xmas cake_panettone

Bahan Biang:
Aduk rata sampai gula larut dan diamkan 15 menit:
100 g terigu protein tinggi, ayak
24 g ragi instant
250 ml air matang
130 g gula pasir

Bahan B:
4 kuning telur ayam
100 g butter, kocok lembut
200 g kismis
100 g sukade
400 -430 g terigu protein tinggi, ayak
6 g garam

Pelengkap:
100 g butter, potong-potong kotak kecil
75 g kismis
20 buah paper cup

  • Masukkan terigu sedikit-sedikit ke dalam adonan biang, kocok rata. Masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok disusul butter, kismis dan sukade lalu uleni sampai kalis.
  • [Gambar A] Bulatkan adonan lalu diamkan 45 menit di baskom beroles mentega atau sampai menjadi 2x besar.
  • [Gambar B] Kempiskan dan bagi dengan cara dipotong seberat 70g lalu masukkan ke dalam papercup. Diamkan sampai mengembang.
  • [Gambar C dan D] Gunting permukaannya dengan pola X, diamkan 15-20 menit sampai mengembang 2x besar.
  • [Gambar E] Olesi air/susu dan taburi kismis, letakkan potongan butter diatasnya.
  • Panggang 15-20 menit pada suhu 190c.

Tips:

  • Garam dan mentega selalu dimasukkan belakangan supaya proses fermentasi sempurna.
  • Saat membagi adonan, jangan ditarik karena akan merusak tekstur. Gunakan scrapper untuk memotong.

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Panettone

Bersambung ke Cake Hantaran Natal #2, #3 dan #4. Tunggu ya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s